Rabu, 23 Februari 2011

Tanaman lidah mertua


Tanaman asli benua Afrika ini memiliki manfaat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dan menjaga kesehatan tubuh bagi manusia.

“Seluruh bagian tanaman ini dapat
dijadikan sebagai obat herbal”, kata Hj. Lien Said, Dewan Penasehat Komunitas Pencinta Sansievieria (tanaman hias lidah mertua) Indonesia (KOMPENSASI), saat ditemui Sinar Tani di Rumah Hortikultura, dalam pagelaran Agrinex Expo 2010, di Senayan, Jakarta.
Beberapa penelitian Sansivieria menggolongkan tanaman ini termasuk dalam material medika karena kandungan kimia dan efek farmakologis secara klinis teruji positif dari daun, buah dan akar. “Dari penelitian-penelitian tersebut ditemukan Sansiviera memiliki kandungan antiseptik di beberapa bagian tanamannya terutama pada daun”, jelas wanita yang juga memiliki usaha nursery di kawasan Jakarta Selatan ini.
Lien mengatakan jenis Sansievieria yang sangat baik untuk dijadikan tanaman obat adalah dari jenis Sansevieria trifasciata 'lorenttii’. Menurut penelitian, bagian daun dari Sansivieria trifasciata ‘lorentii’ ini bisa dimanfaatkan untuk mengobati bengkak, penyakit kulit seperti eksim, sakit gigi, wasir, pencegah flu, dan penawar racun dari binatang berbisa. “Di daerah Afrika, sansevieria telah lama digunakan oleh penduduk lokal sebagai penghalau racun akibat gigitan ular dan serangga. Di beberapa daerah di negara-negara Asia, getah tumbuhan ini digunakan sebagai cairan antiseptik dan daunnya digunakan untuk membalut luka pada tindakan P3K”, jelas Lien.
Untuk pemakaian obat luar, Lien mengatakan, daun Sansivieria yang telah dicuci bersih kemudian digiling atau ditumbuk halus, kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. ”Dengan pemakaian daun Sansievieria tumbuk ini, penyembuhan lukanya menjadi lebih cepat dan lebih alami sehingga resiko efek samping bisa diminimalisir”, jelas Lien.
Selain sebagai obat luar, Lien mengungkapkan, bahwa Sansieviera ini juga bermanfaat untuk mengobati penyakit dalam seperti diabetes. Bagi penderita diabetes, daun tanaman Sansevieria trifasciata 'lorenttii' ini bisa menjadi obat alternatif. “Cara penggunaannya, beberapa lembar daun dipotong-potong dan direbus dengan tiga gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Sisa air rebusan ini kemudian diminum kepada penderita”, terang Lien.
Selain daun, bagian buah dan akar tanaman hias berdaun runcing ini juga dapat digunakan sebagai obat-obatan. Bagian buahnya mengandung senyawa astrigen yang menyejukkan sehingga dapat menurunkan panas, mencegah peradangan, mengobati batu ginjal, radang tenggorokan dan peluruh urin. Bagian Akarnya yang memiliki rasa tawar bermanfaat menurunkan tekanan darah, mengobati diare, sifilis serta wasir.

0 komentar:

Poskan Komentar